Friday, December 31, 2010

Old n New party

Natal tlah usai, pergantian tahun tinggal beberapa jam lagi..
True party must go on tonight.
Hope everything would be change on upcoming year.
Hmmm...masih ga tau mau celebrating dimana ya???
secara jam segini aja udah macet dimana-mana..traffic jam over there..
start to create Old n New Party is the best way..
enjoyable, memorable, and of course priceless (hehe teteup ngarep yg termurah)
Happy new year Eve everyone...bye 2010.

Jogjakarta Before and After

Jogjakarta Before and After..
(Dedicated to 26th december 2010, the moment that my romantical story has going forward in a level)

Celebrating this christmas day in Jogja was plenty of happiness and Joyfull.
Spending the vacation with my beautiful girl friend and meet with family, (althought) not all family member were here. But i really surprised and glad that on this moment i decided to make a change in my life.
Jogja before,is a time for study in college and most of memory in past time was recorded in my mind.
(but don't worry dear, it's all under control..i was passing out that mind and throw out as far)
Jogja after, i was came and always come again to this city with a blessed of God. She was standing beside of me and written both of our commitment to drive a ship of the journey.
Thanks to the God for always caring and beging of me, for always giving me love and beloved.
I would always stayed on this way..and let you show me the direction oh God.
Let us facing an easiness for everything in order to prepare our wedding moment properly.
I wish we could implementing our plan ya dear..
Thank you for loving me, thanks for always beside of me, I am so proud of you dear.
I Love you so much..
7 months counting down from now..

Tuesday, December 7, 2010

Trip to AMED

Amed beach..
well known as the hidden paradise in east of Bali, after 2 hours and 40 minutes reaching with motorcycle, we could see the original fisher village with sea salt beach and black sand in Amed. Very quite in the night like a quite in the forest. you can explore  underwater amazing activities with lowest prices you can get.
Our trip to Amed was planned in weeks ago, me and my GF were trying to spend our weekend in quite places like here in Amed.

It's so Exciting for us on our trip to Amed, ride a motorcycle, bring some stuff from home such as portable cooker, coffee, noodles, and (of course camera+tripod).
a little trouble with our motorcycle in Gianyar, but it's ok we found the workshop and parts in a minutes.
After gianyar residences we are entering some exotics beach like Goa Lawah, Candi Dasa, and some small beach in our trip to Amed.
Room rate in Amed is so cheap with comfortable room, green gardening, nice lighting inside of room and cute balinesse decoration on all corner in the cottages.
Bucu Amed,recomended for the Back packer like us.. some cottages/villas/and bungalows also provide well service for the guest.
The Bucu Amed is favorable and affordable places to take a rest after some activities in Amed and Jemeluk Areas.

Ask us for any inquiry for your trip to East of Bali.
So don't miss it...otherwise your trip to bali would be not completed







Friday, October 8, 2010

90th days of my Heart Journey


The CLICK not the CLICHED
Bayangkan bahwa hari ini cuaca cerah, anda berada dalam mood terbaik, siap menjalani hari dengan senyum diwajah, dan teman baik anda datang membawa kesempatan, kesempatan untuk bertemu dengan soul-mate anda. Will you grab the chance?. So here comes the man, start with an excellent recommendation from your friend, continued with a simple message he left in your facebook inbox, chatting at YM, and one day she ask you out, and upon your good faith you say yes.

finally on the middle September, in the sunny Wednesday when the wind calm, i meet her. A new face that bring dopamine back in to my brain. Her brown eyes, her calm voices, i thanks to cupid for what her choose for me. Days goes by i know her by an hours we spend on the phone, i always love vacation month, to be in love with someone in vacation month is a plenty of pleasure. one little kiss started everything, and a commitment is the reward. What a beautiful 30 days we spend....

More Today than Yesterday
Bicara komitmen, berarti kita bicara tentang janji, tentang keintiman yang ekslusif. Kalau kita sudah berjanji dengan resiko apapun kita mencoba untuk menepatinya. Saya selalu menyukai komitmen sebagai rambu yang paling baik untuk membedakan mana yang biasa dan mana yang istimewa. Selama 30 hari berikutnya saya merasa istimewa saya merasa beruntung, dan orang yang beruntung selalu tahu caranya bersyukur.

Dia membuat saya mau merubah sudut pandang saya, membawa banyak senyum dan tentunya membuat saya belajar menghormati. Bukan mencintai tapi menghormati. Kasta tertinggi dari rasa sayang, menurut Rieza Ayuningtias, sahabat saya adalah menghormati. 30 hari yang tersimpan baik dihati saya, dibuktikan dengan sealbum foto berdua dan menurut saya adalah bukti bahwa kita pernah berbagi waktu yang menyenangkan, mellow? yes i am, just blame the rain...

Push the Button
Seperti sebuah buku, bab tentang perkenalan selalu ada diawal cerita, jika anda sudah melaluinya, bukan berarti di bab selanjutnya anda tidak akan pernah melihat ke awal, yaitu kembali pada bab tentang perkenalan. Biasanya yang membuat kita menengok ke awal adalah ketika kita kehilangan arah, awal selalu dianggap sebagai titik baik untuk menemukan jawaban, dan yang selalu membuat kita melihat ke awal adalah karena kita berseteru. Perseteruan biasanya lahir dari adaptasi yang setengah hati, dihiasi pikiran negatif dan akhirnya keluar keras lewat kata-kata cadas.

Perseteruan selalu diikuti 2 pilihan, untuk berdamai atau terus berkonflik. Apapun pilihan yang anda ambil diakhir tetap saja perseteruan membuat anda tidak tenang. Waktu seakan menjadi lebih panjang, meninggalkan anda untuk berpikir jauh dari yang seharusnya. saat-saat seperti itu sungguh menyiksa.

Sahabat saya bilang, "lain ladang, lain belalang" maksudnya lain orang lain kebiasaan, saya termasuk orang yang suka berkelompok, saya percaya bahwa kerja team akan menghasilkan kreasi yang lebih baik dari pada yang dihasilkan seorang individu. Saya percaya bahwa kebersamaan adalah hakekat manusia sebagai makhluk sosial. Bukankah kita diciptakan untuk berpasang-pasangan???

Kali ini saya belajar mendengar bahwa jawabnya adalah tidak, kebersamaan bukanlah hal yang baik untuk yang tidak sama lagi hatinya. dan kali ini saya menerima. tanpa kata, tanpa membela.



In The Mood For Romance


Dear Girlfriend...
Dalam banyaknya kata seringkali hati salah membaca
Terlalu banyak cerita terkadang gelap rebahkan lara
Dalam cakapku kau bertahan
Dalam diammu aku menunggu

Hari yang ramai menggoda kita
Sesaat berasa jarak
ciptakan tanya yg panjang
ku putuskan untuk diam
menikmati sangkarku

Engkau datang laksana hujan menaungi panas
menciptakan keharubiruan
aku ingin terbang dalam nyata
dalam erat genggammu

Dalam lakuku ku harap kau menetap
Sungguh dalam diammu aku merasakannya
dan dari dulu selalu begitu
kekagumanku untukmu


Bali July.2010

How's life??

How's life?? minggu ini sudah 2 teman saya yang mempertanyakan hal ini pada saya, keduanya teman yang sudah lama tak bertemu. "How's life?" juga sering saya gunakan untuk mengawali pembicaraan jika saya dengan orang tersebut sudah lama tidak bertukar kabar. Ketika pertanyaan ini pertama kalli ditanyakan pada saya oleh seorang teman dihalaman wall FB saya, sejenak saya terdiam, life? life artinya hidup, hidup saya.

Sebenarnya tanpa pikir panjang saya bisa menjawabnya, bukankah saya orang timur yang seharusnya sangat mengerti dan terlatih dalam pakem "basa-basi" ini. Tapi apakah basa-basi saja cukup sebagai jawaban untuk teman saya ini?. Teman saya si "Penanya", adalah karib saya semasa kuliah selalu duduk bersama menunggu dosen sambil curhat berjam-jam membahas kisah cinta, saling berbagi rahasia dan air mata, berbagi trik dan tips menghadapi opposite kami para wanita, ataupun tekun pada tugas mematai pacar masing-masing, kami saling bersumpah setia pada persamaan harkat dan takdir yaitu menjadi pria.

Saya tahu basa-basi tidak pantas untuknya, untuk masa lalu kita, tapi yang terjawab untuknya adalah sebuah jawaban ringan, saya menyahut di wall FB nya "well life is fine", Entah mengapa walaupun sahut-sahutan wallnya sudah selesai saya masih merasa life is fine wasn't my best answer. Saya tidak tahu, sisi diri saya yang mana yang terserang, saya yang suka berfilosofi, saya si talk-active person, atau saya yang selalu berani bumbu (kalau tidak mau menyebut drama queen saya lebih pilih "berani bumbu" untuk mengekspresikan kecintaan saya pada men-drama-kan kehidupan), intinya i not satisfied with my answer....

Hari berganti saya sudah tidak kepikiran lagi, saya juga tidak menelpon karib saya itu untuk bercerita panjang tentang hidup saya yang sekarang ini, hingga pagi hari ini tanpa saya duga kesempatan datang untuk meng-her, untuk mengulang jawaban saya, seorang kawan menyapa lewat YM "So How's ur Love Life?", memang bukan orang yang sama, bukan si "Penanya" dengan histori seperti yang saya ceritakan diatas, tapi sekali lagi ketika saya ditanya pertanyaan yang singkat itu saya mengambil jeda...perasaan itu hadir lagi, membuat saya sejenak terdiam...hidup saya? dia tanya hidup saya?, ....lalu saya menjawab ....
Adhi: kakakakkakkkk'
 Adhi: life is full of surprised...
Adhi: life is teach me to survive
Adhi: life is learning...
Adhi: *wakakakkkkkk gaya deh gw

Dan setelah saya memberikan jawaban tersebut, saya tahu bahwa saya mencintai hidup saya dengan segala kerumitannya, dengan segala kekurangan dan banyaknya tuntutan yang menjadi ujian buat saya, saya mencintai semua orang didalamnya, baik yang menyayangi saya ataupun memincingkan mata pada saya. I love life...

I'm the Master of my life?? yes, i'am....

The God is really my Saviour

Seperti biasa aku berangkat menuju kantor yang di ujung berung jauhnya..
Cuaca beberapa hari ini agak gak jelas, selalu hujan deras, gerimis, tau-tau panas terik..
yah kalo menyimak headline news bencana emang lagi melanda belahan bumi ini.
Sekitar 4 km menjelang kantorku, aku mengalami kecelakaan..slip, terjatuh dan meluncur di aspal yang mulus.
Hufffhhhh bisa kebayang khan gimana Valentino Rossi kalo melaju di sirkuit GP dan jatuh di aspal.
Nah seperti itu lah kira-kira suasana pagi itu saat kecelakaan.
Bayangan ku sudah pasrah..krn aku pikir maut akan menjemputku pagi itu 8 oktober 2010.
Dan jujur...ini lah penglaman pertamaku kecelakaan selama aku bisa nyetir mobil dan motor, bahkan selama aku punya driving license.
Aku boleh bangga akan diriku yg (gape) bawa kendaraan...hampir zero accident aku torehkan diumur 30 thn ini.
Dear....Sepandai-pandai tupai meloncat, akhirnya jatuh juga..Yup That's happened with me today.
Thanks to The God for save me this morning. Aku ga mengalami cidera apapun, hanya celana kotor dan sedikit lecet pada body motorku.
I don't know what will happens if the car comes from opposite way crush my body...hmmm...tamat sudah!

Actually, The God remind me that all has been forgotten...i know that
I believed in you my Jesus Christ..thanks a lot for being my Saviour all the time.
Thanks..Thanks....Thanks.... I love you so much.